Rumah sakit di Indonesia menghadapi krisis di tengah pemboman Israel: Okezone Health

Berita8 Dilihat

AREA Rumah Sakit Indonesia di Gaza, Palestina menjadi sasaran bom Zionis Israel. Pasca penyerangan, kondisi dan situasi rumah sakit menjadi kacau.

Ketua Presidium MER-C, dr. Sarbini Abdul Murad mengatakan saat ini rumah sakit di Indonesia belum layak disebut rumah sakit. Karena standar rumah sakit sudah tidak ada lagi.

“Tidak ada obatnya, jarum suntik dipakai berkali-kali, luka korban terinfeksi, belum lagi adanya belatung di luka akibat penanganan yang buruk. Semuanya minim. Tapi dokter bekerja luar biasa, berdedikasi tinggi.” kata Dr. Sarbini dalam webinar baru-baru ini.

Tak hanya itu, kini RS Indonesia tidak hanya digunakan sebagai tempat perawatan korban luka, namun juga sebagai tempat pengungsian.

“Lantai satu sampai empat penuh penghuni. Rumah sakit ini seolah-olah mengatakan, wahai rakyat Gaza, rakyat Palestina, kami rakyat Indonesia melindungi kalian,” kata dr. kata Sarbini.

Diakuinya, hingga saat ini banyak bantuan yang datang, namun belum sampai ke Gaza karena tertahan di Arafah. Menurutnya, sangat berbahaya untuk memasuki Jalur Gaza.

“Dan saya tidak bisa membayangkan dua atau tiga hari lagi kondisi rumah sakitnya seperti apa. Sekarang dan besok seperti apa kondisinya? Saya hanya bisa berdoa,” ujarnya.

Ikuti Berita Okezone berita Google


(Leo)

Quoted From Many Source

Baca Juga  MotoGP 2024: Alberto Puig Tak Sabar Hadapi Marc Marquez: Okezone Sports

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *